DAFTAR HARGA

DAFTAR HARGA

Minggu, 07 November 2010

ETIKA AIRSOFT GUN


Dalam hal mengkoleksi dan bermain airsoftgun ada hal-hal yang tidak tertulis tapi patut ditaati bagi siapapun terutama bagi anggota club yang memiliki dan bermain airsoftgun di Indonesia yaitu :
1.      Tidak membawa-bawa airsoftgun anda secara terangan-terangan ataupun dibawa-bawa dalam kendaraan diluar keperluan dan kepentingan dalam mengkoleksi atau bermain airsoftgun (untuk diperbaiki,dibawa ke lokasi permainan,dan lain-lain).
2.      Tidak menggunakan perlengkapan dan aksesories permainan di luar lokasi permainan/skirmish.
3.      Airsoftgun bukanlah alat bela diri,oleh karena itu tidak disarankan menggunakan airsoftgun anda untuk (dengan sengaja,diluar permainan) mencederai orang lain atau dimodifikasi dengan alasan keamanan kecuali ada daya paksa (overmacht) terhadap keselamatan jiwa.
4.      Tidak menggunakan seragam,aksesories (perlengkapan),serta lambang yang berkaitan dengan lembaga Kepolisian Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia serta lembaga keamanan dan pertahanan lainnya di dalam wilayah hukum negara Republik Indonesia.
5.      Menjaga nama baik club dan komunitas airsoftgun di Indonesia.
6.      Memahami dan mematuhi aturan dan norma-norma yang berlaku di lokasi permainan airsoftgun.
7.      Tidak menyebut airsoftgun sebagai senjata,akan lebih baik bila menggunakan kata ersop/arsenal.Atau dengan menyebutkan berdasarkan jenis seperti rifle, SMG, dll. Hal ini demi menghindari adanya kesalahpahaman dengan pihak – pihak lain di luar komunitas airsoftgun.

Lentengagung Airsoftgun

PROSEDUR KEPEMILIKAN AIRSOFTGUN


Prosedur Kepemilikan dan Penggunaan Senjata Mainan
Perihal: Penjelasan tentang prosedur kepemilikan dan penggunaan senjata mainan / air softgun

1. Rujukan :

a. Surat Keputusan Kapolri No. Pol. : Skep / 82 / II / 2004 tanggal 16 Februari 2004 tentang pengawasan dan pengendalian senjata api dan amunisi non organik TNI / POLRI

b. Telegram Kapolri No. Pol. : TR/768/IV/2008 tanggal 10 April 2008 perihal wasdal peredaran senjata mainan / air soft guns secara ilegal.

c. Nota Dinas Kabid Telematika Polda Jatim No. Pol. : B/ND-168/VI/2008/Bid Telematika tanggal 30 Juni 2008 tentang Pengaduan masyarakat.


2. Sehubungan dengan rujukan tersebut di atas, terkait dengan prosedur perijinan kepemilikan dan penggunaan senjata mainan / air soft guns disampaikan sbb:

a. Bahwa senjata mainan / menyerupai senjata api (air soft guns) digolongkan sebagai peralatan keamanan sebagaimana dimaksud Surat Keputusan Kapolri No. Pol. : Skep / 82 / II / 2004 tanggal 16 Februari 2004.

b. Dalam hal pemilikan dan penggunaan, pembawaan dan penyimpanan peralatan keamanan belum diatur dalam perundang-undangan atau ketentuan lainnya namun dilihat dari akibat penggunaannya dapat membayakan bagi keselamatan jiwa seseorang dan dapat digunakan untuk melakukan kejahatan, maka untuk kepemilikan dan penggunaannya diberlakukan seperti senjata api.

c. Terhadap senjata mainan / menyerupai senjata api (air soft guns) dapat diberikan izin penggunaan dan pemilikan dan nomor registrasi diterbitkan oleh Kabid Yanmin Baintelkam Polri.

d. Terhadap senjata mainan / menyerupai senjata api (air soft guns) diberikan untuk peruntukan olahraga menembak target dan tidak diberikan untuk peruntukan bela diri.

e. Terhadap senjata mainan / menyerupai senjata api (air soft guns) yang telah mendapatkan izin penggunaan dna pemilikan dapat disimpan dirumah dengan surat izin penyimpanan dari Polda setempat.

f. Persyaratan kepemilikan dan penggunaan sebagai berikut :

- Surat ijin import.
- Rekomendasi Pengda Perbakin / club menembak.
- Anggota Perbakin / club menembak.
- Surat Keterangan Catatan Kepolisian.
- Umur 18 s/d 65 tahun.
- Pas foto ukuran 2 x 3 sebanyak 4 lembar.

kode HS untuk airsoftgun adalah : 930400 (atau 9304xxxxx . angka "x" tergantung tipe) yg artinya :
- Kelompok senjata api dan senjata api lainnya, kecuali untuk keperluan negara (indonesia)
- Other arms, for example, spring, air or gas guns and pistols, truncheons. (internasional)

untuk itu masuk kedalam kategori daftar barang kena pajak yg tergolong mewah selain kendaraan bermotor yg atas penyerahannya dan impornya dikenakan pajak penjualan atas barang mewah dengan tarif 50%

Lentengagung Air soft